Written by muladno on April 19th, 2012. Posted in Kolom / Opini

Pada tanggal  2 Maret 2012  sembilan ekor pejantan unggul sapi Red Wagyu dipindahkan dari Victoria Australia ke Temanggung Jawa Tengah Indonesia. Dalam waktu tiga tahun, akan dipindahkan 300 ekor sapi betina unggul dan 100 ekor pejantan unggul Red Wagyu. Sapi-sapi tersebut akan digunakan sebagai penghasil sperma (semen) dan embrio yang utamanya ditujukan untuk ekspor walaupun juga untuk memenuhi permintaan domestik. Ini babak baru industri perbenihan sapi di Indonesia. Sektor swasta mulai berminat menginvestasikan modal dan teknologi perbenihan di Indonesia, yang selama ini hanya ditangani pemerintah

Written by muladno on February 23rd, 2012. Posted in Kolom / Opini

Selama ini, dalam banyak diskusi tentang persapian di Indonesia, data populasi sapi selalu dimasalahkan. Pemerintah sering disalahkan tentang hal ini karena fenomena yang ada di lapangan tidak mencerminkan data populasi keluaran pemerintah yang pada tahun 2009 jumlah sapinya 12.6 juta. Penyusunan program swasembada daging sapi yang menggunakan data tersebut memproyeksikan bahwa populasi sapi di Indonesia pada tahun 2014 harus mencapai 15.5 juta ekor untuk dapat memenuhi 90% kebutuhan daging nasional.

Written by muladno on February 23rd, 2012. Posted in Kolom / Opini

Belum lama ini telah terlahir Himpunan Ilmuwan Peternakan Indonesia (HILPI) atau dalam bahasa inggrisnya Animal Scientist’s Society of Indonesia (ASSI). Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang disahkan dalam Kongres I tersebut, anggota biasa HILPI adalah Ilmuwan berkualifikasi pendidikan minimal S2 (master) yang menekuni bidang Peternakan (mulai dari aspek hulu sampai hilir, termasuk aspek peternak dan sumberdaya pendukungnya). Ilmuwan di luar definisi tersebut diklasifikasikan sebagai anggota luar biasa. Dengan demikian, yang berpotensi menjadi anggota biasa tidak hanya berlatar belakang pendidikan sarjana peternakan saja tetapi juga dokter hewan, sarjana biologi, sarjana statistik, sarjana pertanian, sarjana teknologi pertanian, sarjana sosial ekonomi, sarjana sosiologi, dan lain lain.